Lewati ke konten utama
Kembali ke Berita
Kader Jadi Garda Terdepan, Lintas Sektor Perkuat Pengendalian Vektor di Wilayah Juata
Berita 21 Agustus 2026

Kader Jadi Garda Terdepan, Lintas Sektor Perkuat Pengendalian Vektor di Wilayah Juata

Tarakan, 20 Agustus 2026. Puskesmas Juata bersama lintas sektor melaksanakan Rapat Koordinasi Hasil Intervensi Pengendalian Vektor dalam Rangka Pemutusan Rantai Penularan Penyakit serta Implementasi Kampung Bebas Jentik, Kamis, 20 Agustus 2026.

Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai di Ruang Pertemuan Sadau Puskesmas Juata Lantai 2. Rapat ini menjadi ruang evaluasi bersama terhadap hasil intervensi pengendalian vektor sekaligus menyusun tindak lanjut yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Kader sebagai Garda Terdepan di Masyarakat

Dalam upaya pengendalian vektor, kader memiliki peran utama sebagai garda terdepan di tengah masyarakat. Kader berinteraksi langsung dengan warga, melakukan pemantauan lingkungan, memberikan edukasi, mendorong pemberantasan sarang nyamuk, serta membantu memastikan kegiatan pemantauan jentik berjalan secara rutin.

Kedekatan kader dengan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam pelaksanaan Kampung Bebas Jentik. Informasi mengenai kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat yang diperoleh kader di lapangan juga menjadi bahan penting dalam menentukan langkah intervensi selanjutnya.

Karena itu, keberhasilan pengendalian vektor tidak hanya bergantung pada intervensi tenaga kesehatan. Peran aktif kader dalam menggerakkan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk memutus rantai penularan penyakit secara berkelanjutan.

Diperkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor sesuai tingkatan kelembagaan, yaitu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Dinas Kesehatan Kota Tarakan, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Tarakan, Camat Tarakan Utara, Kelurahan Juata Laut, Puskesmas Juata, Babin Potmar, serta para kader.

Kehadiran berbagai pihak tersebut memperkuat dukungan terhadap kader yang bekerja langsung di masyarakat. Setiap sektor memiliki peran untuk memastikan kegiatan pengendalian vektor dapat berjalan secara terkoordinasi, mulai dari kebijakan, pembinaan teknis, pelayanan kesehatan, dukungan kewilayahan, hingga pelaksanaan kegiatan di tingkat masyarakat.

Evaluasi Hasil Intervensi dan Kampung Bebas Jentik

Rapat membahas hasil intervensi pengendalian vektor yang telah dilaksanakan di wilayah Juata. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui capaian di lapangan, mengidentifikasi kendala, serta menentukan langkah tindak lanjut yang diperlukan.

Salah satu fokus utama adalah penguatan implementasi Kampung Bebas Jentik. Program ini membutuhkan keterlibatan masyarakat secara aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.

Dalam pelaksanaannya, kader menjadi penghubung penting antara masyarakat, Puskesmas, kelurahan, dan unsur lintas sektor lainnya. Kader membantu menyampaikan informasi kesehatan, melakukan pemantauan, menggerakkan warga, serta melaporkan kondisi yang ditemukan di lapangan.

Bergerak Bersama dari Tingkat Masyarakat

Pengendalian vektor membutuhkan kegiatan yang konsisten dan tidak berhenti pada satu kali intervensi. Pemantauan jentik, pemberantasan sarang nyamuk, kebersihan lingkungan, edukasi kesehatan, dan keterlibatan masyarakat harus dilakukan secara rutin.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan dukungan lintas sektor terhadap kegiatan kader semakin kuat. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, dan masyarakat menjadi dasar penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta menekan risiko penularan penyakit berbasis vektor.

Kader berada di garis depan, masyarakat menjadi kekuatan utama, dan lintas sektor hadir untuk memperkuat upaya bersama menuju Kampung Bebas Jentik.

Puskesmas Juata
Sahabat Anda untuk Hidup Sehat

 

Galeri Dokumentasi

Geser galeri ke samping atau gunakan tombol panah. Klik foto untuk melihat ukuran penuh.

8 foto