Lewati ke konten utama

Layanan

Kluster 1 (Manajemen)

Informasi dan Layanan

Informasi pelayanan disusun sesuai kebutuhan masyarakat.

No Jenis Pelayanan
1. Pelayanan Surat Kesehatan Dokter
2. Pelayanan Surat Pengantar Keterangan Hamil
3. Pelayanan Legalitas Surat Keterangan Dokter
4. Pelayanan Surat Keterangan Lahir
5. Pelayanan Surat Keterangan Kematian
Hari Jam Pelayanan Keterangan
Senin - Kamis 07.30 - 12.30 Buka
12.30 - 14.00 Istirahat
14.00 - 17.30 Buka
17.30 - 19.00 Istirahat
19.00 - 07.30 Buka
Jumat 07.30 - 10.30 Buka
10.30 - 14.00 Istirahat
14.00 - 17.30 Buka
17.30 - 19.00 Istirahat
19.00 - 07.30 Buka
Sabtu 07.30 - 11.30 Buka
11.30 - 14.00 Istirahat
14.00 - 17.30 Buka
17.30 - 19.00 Istirahat
19.00 - 07.30 Buka
Minggu / Hari Libur 07.30 - 12.30 Buka
12.30 - 14.00 Istirahat
14.00 - 17.30 Buka
17.30 - 19.00 Istirahat
19.00 - 07.30 Buka

Manajemen Inti

Manajemen Inti adalah sistem pengelolaan belakang layar berbasis digital dan kemitraan yang mengintegrasikan seluruh layanan secara efisien, berkualitas, dan berkelanjutan.

Tujuan Utama, Efisiensi & Koordinasi: Mengoptimalkan operasional berbasis siklus hidup/keluarga serta mempermudah sinergi lintas sektor. Mutu & Kinerja: Menjamin keselamatan pasien melalui kendali mutu dan biaya untuk mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia Kesehatan merupakan serangkaian proses yang melibatkan: 

  1. Perencanaan - Menyusun strategi untuk memenuhi kebutuhan SDM Kesehatan. 
  2. Pengorganisasian - Mengatur struktur dan sumber daya agar dapat berfungsi secara efektif. 
  3. Pelaksanaan - Melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai rencana. 
  4. Pemantauan - Melakukan pengawasan, pengendalian, dan penilaian terhadap ketersediaan SDM Kesehatan 

Manajemen Arsip

Manajemen Arsip berfungsi mengelola dokumen medis, program, administrasi, kepegawaian, keuangan, dan logistik secara aman, sistematis, serta mudah diakses untuk mendukung pelayanan, pelaporan, evaluasi, dan pengambilan keputusan. Melalui digitalisasi dan integrasi sistem, pengelolaan arsip membantu meningkatkan efisiensi, koordinasi antarunit, akuntabilitas, serta kesinambungan pelayanan kesehatan berbasis keluarga.

Manajemen Sarpras & Parbelkes

Manajemen Sarana, Prasarana dan Perbekalan Kesehatan meliputi : Perencanaan kebutuhan, Pemenuhan, Pemeliharaan, dan Pencatatan.

Sarana kesehatan adalah tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan salah satunya Puskesmas.
Sedangkan prasarana adalah salah satu alat penunjang bagi terselenggaranya kegiatan pelayanan kesehatan di sarana kesehatan. Yang dimaksud perbekalan kesehatan adalah semua bahan dan peralatan yang diperlukan untuk upaya kesehatan.

Manajemen Mutu Pelayanan

Peningkatan mutu pelayanan kesehatan adalah upaya fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan sesuai standar dengan mengutamakan keselamatan pasien.

Manajemen Keuangan dan Aset

Manajemen Keuangan dan Aset merupakan pengelolaan dana dan barang milik fasilitas kesehatan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Pengelolaan Keuangan meliputi perencanaan anggaran, penggunaan dana, serta pelaporan untuk mendukung pelayanan kesehatan. 

Sementara itu, Pengelolaan Aset mencakup pencatatan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan penghapusan barang seperti gedung, kendaraan, alat kesehatan, serta perangkat teknologi. Seluruh proses perlu didukung pengawasan dan evaluasi agar anggaran dan aset digunakan tepat sasaran serta menunjang keberlanjutan pelayanan.

Manajemen Sistem Informasi Digital

Manajemen Sistem Informasi Digital bertugas mengelola seluruh data pelayanan kesehatan secara terintegrasi, akurat, dan aman. Dengan menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) yang terhubung ke sistem kesehatan nasional (SATUSEHAT & BPJS), sistem ini mempercepat alur administrasi dari pendaftaran hingga pemberian obat. Penerapan sistem digital ini meningkatkan mutu pelayanan pasien, mempermudah koordinasi tenaga medis, serta menjamin transparansi dan keamanan riwayat kesehatan secara berkelanjutan.

Manajemen Jejaring

Manajemen Jejaring Puskesmas merupakan strategi pengelolaan sinergi dan kolaborasi antara Puskesmas dengan berbagai mitra kesehatan maupun lintas sektor di wilayah kerjanya. Sistem ini mengintegrasikan rujukan medis dengan klinik swasta, laboratorium, apotek, dan rumah sakit, sekaligus menjalin kerja sama dengan sektor pendidikan, sosial, serta organisasi masyarakat untuk menguatkan program promotif dan preventif. Melalui koordinasi berbasis teknologi informasi dan evaluasi berkala, manajemen jejaring memastikan alur rujukan lebih cepat, jangkauan pelayanan lebih luas, serta pelayanan kesehatan masyarakat berlangsung secara berkesinambungan.

Manajemen Pemberdayaan Masyarakat

Manajemen Pemberdayaan Masyarakat  mengelola kegiatan edukasi, motivasi, dan penggerakan partisipasi masyarakat dalam program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas. Dengan mengoptimalkan peran kader kesehatan, kampanye PHBS, serta kolaborasi bersama lembaga masyarakat dan lintas sektor, Puskesmas mendorong terwujudnya perubahan perilaku sehat. Pendekatan ini memastikan pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan berbasis komunitas dapat berjalan secara mandiri, akurat, dan efektif.