Pelayanan Kesehatan Lingkungan merupakan bagian dari Klaster 4 Integrasi Layanan Primer (ILP) yang berfokus pada pencegahan penyakit dan perlindungan kesehatan masyarakat melalui pengendalian faktor risiko yang berasal dari lingkungan. Pelayanan ini berkaitan erat dengan upaya penanggulangan penyakit menular karena kondisi lingkungan, keberadaan vektor, serta binatang pembawa penyakit dapat memengaruhi terjadinya dan penyebaran penyakit di masyarakat.
Kegiatan kesehatan lingkungan meliputi surveilans dan respons terhadap faktor risiko lingkungan, vektor, serta binatang pembawa penyakit. Pemantauan dilakukan untuk mengenali potensi masalah kesehatan sejak dini sehingga tindakan pencegahan dan pengendalian dapat dilakukan sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.
Pelayanan juga mencakup pemantauan kondisi sanitasi lingkungan, kualitas air, kebersihan tempat dan fasilitas umum, pengelolaan limbah, serta berbagai faktor lingkungan lain yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat. Apabila ditemukan kondisi yang berisiko, dilakukan edukasi, pembinaan, rekomendasi perbaikan, serta tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Dalam pengendalian penyakit berbasis lingkungan, Puskesmas juga melakukan pemantauan terhadap vektor dan binatang pembawa penyakit, seperti nyamuk, tikus, dan hewan lain yang berpotensi menjadi sumber atau perantara penularan penyakit. Kegiatan ini mendukung pencegahan berbagai penyakit seperti Demam Berdarah Dengue, malaria, leptospirosis, rabies, serta penyakit lain yang berkaitan dengan kondisi lingkungan.
Pelayanan Kesehatan Lingkungan juga melibatkan kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, sanitasi yang baik, pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga, penggunaan air bersih, serta upaya menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya vektor penyakit.
Secara umum, pelayanan Kesehatan Lingkungan meliputi:
Surveilans dan respons kesehatan lingkungan.
Pemantauan dan pengendalian faktor risiko lingkungan.
Surveilans dan pengendalian vektor serta binatang pembawa penyakit.
Pemantauan sanitasi dan kualitas lingkungan.
Pembinaan penggunaan air bersih dan sanitasi yang aman.
Edukasi pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga.
Pencegahan tempat berkembang biaknya vektor penyakit.
Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Tindak lanjut terhadap temuan masalah kesehatan lingkungan.
Koordinasi pengendalian faktor lingkungan yang berkaitan dengan penyakit menular.
Melalui pelayanan Kesehatan Lingkungan, Puskesmas berupaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman, mengurangi faktor risiko penyakit, mencegah penularan penyakit berbasis lingkungan, serta meningkatkan peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan secara berkelanjutan.