Lewati ke konten utama
Kembali ke Lintas Kluster
Layanan Puskesmas

Pelayanan Farmasi dan Kesehatan Tradisional

Pelayanan Farmasi dan Kesehatan Tradisional merupakan bagian dari pelayanan penunjang di Puskesmas yang bertujuan mendukung pengobatan yang aman, tepat, rasional, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan obat dan pemanfaatan kesehatan tradisional secara bijak.


Pelayanan Farmasi meliputi pengelolaan, penyimpanan, penyiapan, dan penyerahan obat sesuai resep atau kebutuhan pelayanan. Setiap obat diberikan dengan informasi yang jelas mengenai cara penggunaan, dosis, waktu penggunaan, kemungkinan efek samping, serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama pengobatan.

Selain penyerahan obat, pelayanan farmasi juga mencakup pemberian informasi dan konseling kepada pasien agar obat digunakan secara tepat dan sesuai anjuran. Edukasi juga diberikan untuk mencegah penggunaan obat yang tidak rasional, penggunaan antibiotik tanpa indikasi, serta kesalahan dalam penyimpanan dan penggunaan obat di rumah.

Pelayanan farmasi mendukung berbagai layanan klinis di Puskesmas, termasuk pelayanan kesehatan ibu dan anak, usia dewasa, lanjut usia, penyakit menular, penyakit tidak menular, kegawatdaruratan, serta pelayanan kesehatan lainnya.


Pelayanan Kesehatan Tradisional merupakan upaya kesehatan yang memanfaatkan metode, bahan, atau pendekatan tradisional yang aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelayanan ini diarahkan sebagai upaya promotif, preventif, dan pendamping pelayanan kesehatan untuk membantu masyarakat menjaga kebugaran dan meningkatkan kualitas hidup.

Kegiatan kesehatan tradisional juga mencakup edukasi mengenai pemanfaatan tanaman obat keluarga, penggunaan ramuan tradisional secara aman, serta peningkatan pengetahuan masyarakat agar dapat membedakan penggunaan kesehatan tradisional yang aman dengan praktik yang berisiko bagi kesehatan.

Secara umum, Pelayanan Farmasi dan Kesehatan Tradisional meliputi:

  1. Penyiapan dan penyerahan obat sesuai resep atau kebutuhan pelayanan.

  2. Pemberian informasi mengenai dosis, cara penggunaan, waktu penggunaan, dan penyimpanan obat.

  3. Konseling penggunaan obat yang aman dan rasional.

  4. Edukasi mengenai penggunaan antibiotik yang tepat.

  5. Pemantauan penggunaan obat pada pasien tertentu sesuai kebutuhan.

  6. Pengelolaan ketersediaan dan penyimpanan obat serta bahan medis di Puskesmas.

  7. Edukasi mengenai penggunaan obat secara mandiri yang aman.

  8. Edukasi pemanfaatan tanaman obat keluarga dan kesehatan tradisional.

  9. Pembinaan pemanfaatan ramuan atau metode tradisional yang aman dan sesuai ketentuan.

  10. Rujukan atau konsultasi apabila ditemukan masalah terkait penggunaan obat maupun kesehatan tradisional yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Melalui Pelayanan Farmasi dan Kesehatan Tradisional, Puskesmas berupaya memastikan masyarakat memperoleh obat yang aman, bermutu, dan digunakan secara tepat, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan kesehatan tradisional secara aman, rasional, dan bertanggung jawab.